Halaman


Rabu, 14 November 2012

Pariwisata


Glosarium Pariwisata II

1.      Batik               : 1. Corak atau gambar (pada kain) yang pembuatannya secara khusus dengan menerakan malam kemuadian pengolahannya diproses dengan cara tertentu. 2. Kain bergambar yang pembuatannya secara khusus dengan menerakan malam pada kain itu kemudian pengolahannya diproses dengan cara tertentu.

2.      Bungalo        : Rumah peristirahatan di luar kota atau di daerah pegunungan, biasanya tidak dibangun secara permanen


3.      Budaya         : 1. Pikiran ; akal budi : hasil 2. Kebudayaan : Menyelidiki bahasa dan… 3. Yang mengenai kebudayaanya yang sudah berkembang (beradab, maju)

4.      Candi                        : Bangunan kuno yang dibuat dari batu (sebagai tempat pemujaan, penyimpanan abu jenazah raja-raja pendeta hindu atau budha zaman dahulu)


5.      Penumpang: Orang yang menumpang atau orang yang naik (kereta, kapal, dsb)

6.      Tiket                : Karcis kapal, pesawat terbang, dsb


7.      Tumpeng      : Nasi yang dihidangkan dalam bentuk seperti kerucut (untuk selamatan dsb)

8.      Turis                : Pelancong ; Wisatawan


9.      Turisme          : Perihal perpelancongan ; kepariwisataan

10. Voucer          : Kupon atau kartu diskon untuk berbelanja



Pariwisata


Glosarium Pariwisata I

1.      Adat                    : Aturan (perbuatan dsb) yang lazim diturut atau dilakukan sejak dahulu kala.

2.      Hotel                : Bangunan berkamar banyak yang disewakan, tempat menginap orang yang sedang    diperjalan.


3.                 Oleh-oleh           : Sesuatu yang dibawa dari berpergian; buah tangan.

4.      Onde-onde       : Panganan berbentuk bola-bola kecil terbuat dari tepung ketan atau singkong yang diberi gula merah dan kelapa didalamnya.


5.      Ondel-ondel      : Orang-orangan dalam ukuran besar khas betawi yang digerak-gerakan oleh orang yang berada didalamnya.

6.      Rendang            : Lauk dibuat dari daging (sapi,ayam,dsb) yang dirempah-rempahi dan dimasak.


7.      Tari Budaya       : Tarian yang dilakukan oleh orang zaman dahulu, biasanya terdapat di istana raja-raja.

8.      Tari Kipas             : Tarian yang dilakukan dengan menggunakan kipas.


9.      Vila                       : Rumah mungil diluar kota atau pegunungan; rumah peristirahatan (digunakan hanya pada waktu-waktu liburan)

10. Wayang             : Boneka tiruan orang, dsb terbuat dari pahatan kulit atau kayu dsb yang dapat dimanfaatkan untuk memerankan tokoh dalam pertunjukan drama tradisional (Bali, Jawa, Sunda, dsb), biasanya dimainkan oleh orang


Nama : 
1. Eka Ratna (12610292)
2. Sindi Hutami (16610554)
3. Siti Rachma ( 16610613)

Selasa, 13 November 2012

Berita FEATURE


   
 
Sahabat “ Tak Lekang oleh Waktu”
     Awal yang indah untuk mengawali hari yang dinanti-nanti. Hari itu adalah hari dimana dimulai tahun akademik baru untuk mahasiswa Gunadarma merasakan duduk dibangku perkuliahan, sebenarnya masih belum ada yang special untuk awal yang sangat dinanti-nantikan. Semua mahasiswa yang menjadi bagian anak-anak satra 04 masih saling mencari jati diri untuk menemukan teman-teman yang baik dalam hal pelajaran ataupun yang lain-lain. 

     Pada akhirnya ku temukan sahabat-sahabat yang
baik untuk diriku. Mereka adalah teman-teman yang sangat pengertian, mereka juga adalah para sahabat yang menjadi semangat ku ketika berada dikampus. Persahabatan aku dan mereka tidak hanya terjalin di kampus tetapi kami tetap bermain dan belajar bersama diluar kampus.

     Ketika aku merasa terpuruk dalam hal pelajaran, keluarga, bahkan pada saat diriku terpuruk karena hal percintaan mereka slalu membantu ku dan memberikan sebuah saran yang baik untuk membantu permasalahan ku begitupun aku dengan mereka, jika mereka sedang mengalami sesuatu permasalahan maka aku siap sedia untuk membantu mereka mengahadapi suatu masalah dan memberikan secercah harapan untuk masalah mereka. Persahabatn kami tidak berjalan semulus yang kami harapkan, kami mengalami banyak rintangan mulai dari manusia-manusia yang mempunyai hobby untuk mengikut campuri urusan kami sampai terpisahnya kelas diantara kami bahkan salah satu teman ku mengejar cita-citanya untuk mendapatkan gelar sarjana Magister dengan mengikuti progam sarmag yang diadakan oleh kampus tercinta ku. Walaupun kami mengalami banyak rintangan tetapi bukan halangan bagi kami untuk saling berteman tetapi semua itu menjadikan kami pibadi yang lebih baik dari sebelumnya.

     Persahabatan ini diharapkan tidak hanya terjalin dikampus ungu tetapi juga dapat terjalin sampai kita menjadi dewasa dan berubah menjadi keriput. Persahabatan yang indah adalah persahabatan yang tak lekang oleh waktu, walaupun terpisah jarak dan ruang tetapi tak akan pernah bisa diterjang oleh ombak apapun, selamanya bersama.

By : Sindi Hutami S