Halaman


Kamis, 15 November 2012

OPINI Berita

Kamis, 15/11/2012 15:19 WIB

Pilkada Jabar

Gerindra: Rieke Jangan 'Menjual' Gaya Jokowi di Jabar

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Rieke-Teten dengan Kemeja Jokowi/Tya
Jakarta - Partai Gerindra melihat pasangan cagub Jabar yang diusung PDIP, Rieke Dyah Pitaloka-Teten Masduki menjual gaya kampanye Joko Widodo (Jokowi) di Pilgub DKI. Gaya khas kampanye Jokowi memang sukses di DKI Jakarta, apakah akan berhasil di Jawa Barat (Jabar) ?

"Gaya khas Jokowi itu kan menyatu dengan orangnya. Pak Jokowi dengan pembawaan santai dan merakyat memang sukses di Pilgub DKI Jakarta. Rieke juga harusnya menjadi dirinya sendiri dan membuktikan bahwa dia bisa diterima masyarakat Jawa Barat," kata Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Martin Hutabarat, kepada detikcom, Kamis (15/11/2012).

Martin memahami kenapa Rieke begitu ingin menanamkan bahwa dirinya Jokowi banget. Termasuk dengan mengenakan kemeja kota-kotak khas Jokowi di kampanye Pilgub Jabar.

"Kemeja kotak-kotak itu dikenakan Jokowi dan diterima masyarakat Jakarta karena memang karakter Jokowi yang pandai mendekatkan diri dengan masyarakat. Kalau Rieke mau menang, harusnya menjadi dirinya sendiri, bukan menjadi diri Jokowi," katanya.

Namun menurut Martin, upaya Rieke untuk menjual popularitas Jokowi di Jawa Barat tak akan mempermudah jalannya di Pulgub Jabar. Masyarakat Jabar, menurut Martin, lebih menerima jika Rieke menjadi dirinya sendiri, tidak memaksakan diri sama seperti Jokowi.

"Masyarakat Jakarta berbeda dengan masyarakat Jawa Barat. Jadi kalau memang dia mau menang ya harus menjadi dirinya sendiri, jangan menjadi orang lain," katanya.

Partai Gerindra memang sudah tak lagi berkoalisi dengan PDIP di Pilgub Jabar. Partai Gerindra memastikan akan mendukung pasangan Dede Yusuf dan Lex Laksamana di Pilgub Jabar.

Rieke Dyah Pitaloka dan Teten Masduki yang diusung PDIP menjadi cagub-cawagub Jawa Barat (Jabar) dianggap menjiplak gaya kampanye Joko Widodo (Jokowi) yang sukses di Pilgub DKI. Rieke sendiri tak mempermasalahkan tudingan tersebut. "Kalau saya dianggap kloning Jokowi, terima kasih," kata Rieke saat berbincang dengan detikcom.

Gaya kampanya Rieke-Teten di Pilgub Jabar memang sangat mirip dengan kampanye Jokowi. Rieke-Teten juga meggunakan kemeja kotak-kotak yang sukses mengantar Jokowi ke kursi DKI 1. Banyak pihak memandang Rieke sedang menumpang popularitas Jokowi.

Rupanya Rieke memang melihat Jokowi sebagai model kepemimpinan nasional yang layak ditiru. Rieke juga sengaja memakai kemeja kotak-kotak khas Jokowi sebagai simbol dari perubahan.

"Satu ideologi, satu partai, dan punya komitmen yang saya terhadap rakyat. Jokowi adalah role model saya. Bagaimana seharusnya pemimpin yang mencintai rakyat dengan keserdehanaan, ketulusan, kerja keras, dan kejujuran. Pakaian kotak-kotak sebagai simbol perubahan," tegasnya.

(van/gah)

 Sumber : http://news.detik.com/read/2012/11/15/151956/2092403/10/gerindra-rieke-jangan-menjual-gaya-jokowi-di-jabar?n991103605


OPINI :

* Menurut saya berita ini memang benar bahwa Rieke hanya mendompleng gaya Jokowi untuk memenangkan pilkada Jawa Barat tetapi belum tentu gaya yang digunakan oleh Rieke akan mendapatkan simpatik masyarakar sama halnya dengan Jokowi. Jokowi menggunakan baju kotak-kotak sesuai dengan kepribadiannya yang bersahaja dengan masyarakat, seharusnya Rieke pun menggunakan gaya sendiri sesuai dengan kepribadiannya sendiri agar menarik simpatik masyarakat.

Walaupun Rieke menggunakan gaya yang sama dengan Jokowi menurut saya belum tentu juga nasibnya sama dengan Jokowi yang menang dalam pemilihan walikota Jawa Barat.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar